MikroTik RB941
Sebagai Gateway Internet
Praktik langsung membangun jaringan sederhana: Internet → MikroTik → Hub/Komputer. Ikuti langkah secara berurutan sampai komputer di LAN bisa mengakses internet.
Target Praktik
Pahami dulu hasil akhir yang akan kita bangun.
🎯 Apa yang akan dibuat?
MikroTik RB941 akan bekerja sebagai gateway/router yang meneruskan koneksi internet dari Ether1 menuju jaringan lokal Ether2.
🌐 Hasil Akhir
Modem/ONT memberikan IP ke Ether1 secara DHCP. MikroTik menggunakan Ether2 sebagai jaringan LAN 192.168.100.0/27.
Topologi & Wiring Diagram
Klik perangkat pada diagram untuk mempelajari fungsinya.
Klik Internet, Modem/ONT, MikroTik, Hub/Switch, atau Komputer untuk melihat penjelasannya.
| Port | Terhubung ke | Fungsi | Konfigurasi |
|---|---|---|---|
| ether1 | Modem / ONT | WAN / Internet | DHCP Client |
| ether2 | Hub / Switch / PC | LAN | 192.168.100.1/27 |
IP Address Plan
Jangan konfigurasi sebelum memahami pembagian jaringan.
🌐 WAN — ether1
Ether1 tidak diberi IP secara manual. MikroTik akan meminta IP dari Modem/ONT menggunakan DHCP Client.
DHCP Client → ether1
🏠 LAN — ether2
Ether2 menjadi gateway jaringan lokal. IP gateway: 192.168.100.1/27.
192.168.100.1/27
Persiapan Sebelum Konfigurasi
Pastikan wiring benar terlebih dahulu.
🔌 Hubungkan Modem/ONT ke Ether1
Gunakan kabel UTP dari LAN modem/ONT menuju ether1 MikroTik RB941.
🔌 Hubungkan Ether2 ke Hub/Switch
Gunakan kabel UTP dari ether2 MikroTik menuju Hub/Switch.
💻 Hubungkan Komputer
Hubungkan komputer/laptop ke Hub/Switch. Untuk konfigurasi awal, komputer dapat digunakan untuk mengakses MikroTik melalui Winbox.
Konfigurasi MikroTik
Ikuti dari atas ke bawah. Jangan melompati bagian penting.
Konfigurasi IP LAN pada Ether2
Buka: IP → Addresses → +
Address: 192.168.100.1/27
Interface: ether2
Aktifkan DHCP Client pada Ether1
Buka: IP → DHCP Client → +
Interface: ether1
Pastikan status berubah menjadi bound. Jika bound, MikroTik sudah menerima IP dari modem/ONT.
Buat NAT Masquerade
NAT diperlukan agar banyak perangkat LAN dapat menggunakan koneksi internet dari Ether1.
Buka: IP → Firewall → NAT → +
Chain: srcnat
Out. Interface: ether1
Action: masquerade
Aktifkan DNS Router
Buka: IP → DNS. Aktifkan Allow Remote Requests agar perangkat LAN dapat menggunakan MikroTik sebagai DNS resolver.
Allow Remote Requests: YES
Buat DHCP Server untuk LAN
Agar komputer yang terhubung ke Hub/Switch otomatis memperoleh IP.
Gunakan: IP → DHCP Server → DHCP Setup
Interface: ether2
DHCP Network: 192.168.100.0/27
Gateway: 192.168.100.1
Address Pool: 192.168.100.10-192.168.100.30
🔄 Renew IP pada Komputer
Atur Network Adapter komputer menjadi Obtain an IP address automatically. Setelah itu reconnect kabel LAN atau lakukan renew.
/ip address add address=192.168.100.1/27 interface=ether2
/ip dhcp-client add interface=ether1 disabled=no
/ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade
/ip dns set allow-remote-requests=yes
/ip pool add name=pool-lan ranges=192.168.100.10-192.168.100.30 /ip dhcp-server add name=dhcp-lan interface=ether2 address-pool=pool-lan disabled=no /ip dhcp-server network add address=192.168.100.0/27 gateway=192.168.100.1 dns-server=192.168.100.1
Bagaimana Gateway Bekerja?
Jangan hanya hafal command. Pahami alurnya.
🚀 Simulasi Perjalanan Data
Siap disimulasikan1️⃣ Komputer
Komputer mendapatkan IP dari DHCP Server MikroTik, misalnya: 192.168.100.10.
2️⃣ Gateway
Default gateway komputer adalah 192.168.100.1. Semua tujuan di luar jaringan lokal dikirim ke MikroTik.
3️⃣ NAT
MikroTik melakukan src-nat masquerade sehingga trafik dari jaringan LAN dapat diteruskan menggunakan IP WAN.
4️⃣ Internet
Setelah paket keluar melalui Ether1, balasan dari internet kembali ke MikroTik dan diteruskan ke komputer yang meminta.
Testing & Verifikasi
Pastikan setiap lapisan sudah bekerja.
Test 1 — Ether1 mendapatkan IP
Di MikroTik buka: IP → DHCP Client. Status Ether1 harus bound.
/ip dhcp-client print
Test 2 — IP Ether2
Pastikan IP 192.168.100.1/27 terpasang pada ether2.
/ip address print
Test 3 — Ping Gateway
Dari komputer lakukan ping ke: 192.168.100.1.
ping 192.168.100.1
Test 4 — Ping Internet
Jika gateway sudah bisa diakses, lakukan test menuju IP publik.
ping 8.8.8.8
Test 5 — Test DNS
Jika ping IP berhasil tetapi nama domain tidak bisa dibuka, periksa DNS.
ping google.com
Troubleshooting Interaktif
Jika internet belum jalan, mulai dari sini.
• Kabel modem → ether1.
• DHCP Server pada modem/ONT.
• DHCP Client MikroTik.
• Apakah status DHCP Client sudah bound.
• Apakah modem/ONT menggunakan VLAN atau konfigurasi ISP khusus.
• Kabel ether2.
• Hub/Switch.
• DHCP Server pada ether2.
• Pool DHCP.
• Pastikan komputer menggunakan DHCP/Automatic.
• Pastikan IP LAN tidak bentrok dengan jaringan lain.
• Ether1 mendapat IP.
• Default route tersedia.
• NAT masquerade aktif.
• DNS.
• Koneksi modem/ONT ke internet.
• IP → DNS.
• Allow Remote Requests.
• DNS Server yang digunakan.
• Konfigurasi DNS pada DHCP Server.
Final Checklist
Jika semua ini terpenuhi, gateway sudah siap.
✅ Gateway MikroTik RB941
- Ether1 terhubung ke Modem/ONT.
- DHCP Client Ether1 berstatus bound.
- Ether2 memiliki IP 192.168.100.1/27.
- DHCP Server LAN aktif pada Ether2.
- Komputer mendapatkan IP 192.168.100.x.
- Default gateway komputer = 192.168.100.1.
- NAT masquerade pada Ether1 aktif.
- Komputer dapat ping 192.168.100.1.
- Komputer dapat ping 8.8.8.8.
- Komputer dapat mengakses domain/internet.
Ringkasan yang Harus Diingat
Empat hal utama dari praktik ini.
WAN
ether1 → Modem/ONT → DHCP Client.
LAN
ether2 → 192.168.100.1/27.
Gateway
Komputer LAN menggunakan 192.168.100.1 sebagai default gateway.
NAT
Masquerade memungkinkan trafik LAN keluar melalui koneksi WAN.